Rumah Asuh Yatim Shoffan Al-Farisi | Yayasan Pandu Jaya Magelang
“Amalan yang Tidak Terputus, Warisan Kebaikan Sepanjang Zaman”
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Magelang, 20 Oktober 2026– Yayasan Pandu Jaya mengingatkan masyarakat bahwa ada amalan yang terus mengalir pahalanya meski seseorang telah tiada. Rasulullah ﷺ bersabda, “Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang shalih.” (HR. Muslim).
Amalan ini menjadi warisan kebaikan yang tidak lekang oleh waktu. Sedekah jariyah, seperti bersedekah Al-Qur’an, membangun masjid, sumur, atau fasilitas umum, akan terus memberi manfaat bagi banyak orang. Ilmu yang bermanfaat, baik berupa ajaran, tulisan, maupun nasihat, akan tetap hidup dalam diri mereka yang mengamalkannya. Sementara doa anak shalih adalah bukti nyata bahwa pendidikan dan teladan orang tua akan kembali menjadi cahaya bagi mereka di akhirat.
Melalui program sosial, pendidikan, dan dakwah, Yayasan Pandu Jaya berkomitmen untuk membantu masyarakat menyiapkan amalan yang tidak terputus. Dengan semangat ini, Yayasan berharap setiap individu dapat menjadikan hidupnya lebih bermakna, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk generasi setelahnya.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Atas Nama : Yayasan Pandu Jaya Indonesia Sejahtera