Rumah Asuh Yatim Shoffan Al-Farisi | Yayasan Pandu Jaya Magelang
Doa Puasa Ramadhan Hari Ke-24
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Magelang, 14 Maret 2026
Doa Hari ke-24 Puasa Ramadhan
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ فِيْهِ مَا يُرْضِيْكَ وَ أَعُوْذُ بِكَ مِمَّا يُؤْذِيْكَ وَ أَسْأَلُكَ التَّوْفِيْقَ فِيْهِ لأَنْ أُطِيْعَكَ وَ لاَ أَعْصِيَكَ يَا جَوَّادَ السَّائِلِيْنَ
Artinya: “Ya Allah aku memohon pada-Mu di bulan yang suci ini dengan segala sesuatu yang medatangkan keridhaan-Mu, dan aku berlindung dengan-Mu dari hal-hal yang mendatangkan kemarahan-MU, dan aku memohon kepada-MU kemampuan untuk mentaati-MU serta menghindari kemaksiatan terhadap-MU, Wahai Pemberi para peminta.”
Makna Doa Hari ke-24
1. Usaha yang disyukuri
Doa ini mengajarkan bahwa setiap usaha dalam beribadah harus bernilai syukur, bukan sekadar rutinitas.
2. Ampunan dosa
Kita memohon agar Allah menghapus dosa-dosa yang masih tersisa, karena Ramadhan adalah bulan maghfirah.
3. Amal yang diterima
Amal tidak hanya dilakukan, tetapi harus diterima Allah. Doa ini menekankan pentingnya keikhlasan dan kesungguhan.
4. Aib yang ditutupi
Doa ini mengingatkan bahwa manusia penuh kekurangan, dan kita memohon agar Allah menutupinya, sehingga hidup lebih terhormat.
5. Allah Maha Mendengar
Dengan menyebut Allah sebagai Asma‘us-sâmi‘în, kita diingatkan bahwa doa sekecil apapun pasti didengar oleh Allah.
Refleksi
Hari ke-24 Ramadhan adalah bagian dari 10 malam terakhir, fase paling mulia. Doa ini mengajarkan bahwa ibadah bukan hanya tentang banyaknya amal, tetapi tentang diterimanya amal.
Kita diajak untuk bersyukur atas usaha, bukan hanya hasil.
Doa ini juga meneguhkan keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar, sehingga setiap doa, bahkan yang terucap dalam hati, tidak pernah sia-sia.
Refleksi penting: Ramadhan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri, menutup aib, dan berharap agar amal kita diterima sebagai bekal menuju akhirat.
“Hari ke-24 Ramadhan adalah saat kita semakin mendekati penghujung bulan suci. Doa yang kita panjatkan hari ini adalah permohonan agar usaha kita disyukuri, dosa diampuni, amal diterima, dan aib ditutupi. Doa ini mengingatkan bahwa ibadah bukan hanya tentang banyaknya amal, tetapi tentang diterimanya amal dengan ikhlas. Ramadhan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri, menutup kekurangan, dan memperkuat syukur. Mari jadikan doa ini sebagai pengingat bahwa Allah Maha Mendengar setiap doa hamba-Nya, dan semoga kita termasuk orang-orang yang amalnya diterima serta aibnya ditutupi.”
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Rekening Donasi
Atas Nama : Yayasan Pandu Jaya Indonesia Sejahtera